Suction (Sucking) atau melakukan oral seks (seks mulut) dengan memberikan stimulasi rangsangan pada penis merupakan bagian dari foreplay. Dalam beberapa kasus, Suction tidak perlu dilakukan, tetapi dalam artikel ini, saya akan mencoba menggambarkan tentang kondisi dimana Suction pantas atau harus dilakukan.

  1. Memancing Birahi Pria
    Pada keadaan di mana pihak wanita belum mencapai puncak kenikmatan seksual saat pihak pria telah melewati tahap orgasme dalam suatu hubungan seks, pihak wanita bisa melakukan stimulasi oral terhadap penis pasangannya, dengan tujuan untuk mempercepat tumbuhnya kembali dorongan birahi pasangan. Tetapi stimulasi seperti ini, kemungkinan tidak akan berhasil pada saat pria baru saja menuntaskan orgasmenya.
    Melakukan Stimulasi Oral pada penis, dengan tujuan untuk memancing dorongan seksual pada pria juga bisa dilakukan untuk kasus dimana pasangan pria sulit terangsang.
  2. Menuntaskan Birahi Pria
    Pada beberapa wanita, intercouse (hubungan seks) yang terlalu lama, tidak bisa terus membuatnya menikmati hubungan tersebut, terutama ketika ia telah memperoleh beberapa kali orgasme. Kondisinya yang dirasakannya adalah berkurangnya cairan lubrikasi yang berdampak pada rasa sakit pada dinding vagina saat penis terus melakukan penetrasi di dalamnya. Dalam kondisi seperti ini, Suction boleh jadi menjadi alternatif, agar pihak pria tidak merasa dikecewakan karena ketidak sanggupan pihak wanita menerima serangan pada vaginanya.
  3. Menghindari Hubungan Seks
    Suction juga bisa dilakukan untuk menghindari intercourse (hubungan seks normal). Hal ini bisa dilakukan oleh wanita perawan yang mungkin mencoba melakukan kegiatan seksual tanpa penetrasi dalam vagina. Menghindari hubungan seks ini juga bisa dilakukan oleh wanita yang sedang haid (menstruasi), sekedar untuk memuaskan pasangannya yang mungkin sedang berhasrat untuk melakukan hubungan seks.

Kenikatan yang didapat pria dalam stimulasi Suction (mengulum penis) memang tidak sama seperti intercourse (hubungan seks normal). Selain itu, sebagaian wanita masih merasa jijik dengan stimulasi suction ini. Oleh sebab itu, stimulasi suction ini sebaiknya dilakukan tanpa mengenyampingkan aspek kenyamanan pada pasangan, dalam hal ini mood wanita dalam hubungan seks.😆

About Ibu Verra

Aku seorang Ibu rumah tangga yang bangga menjadi seorang Ibu untuk anakku, seorang istri untuk suamiku, dan seorang wanita bagi semua orang. Aku dulu seorang perawan, tetapi dalam sekejap semua hilang, ketika aku merelakan hidupku untuk mendampingi suamiku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s