Saat aku menekan tombol PLAY pada remote control di tanganku, VCD tersebut mulai berputar dan gambar-gambar panas dan menggairahkan mulai tampil di layar TV berukuran 21″ di kamar Ayah tersebut. Setelah beberapa menit film itu berjalan, baru kusadari bahwa VCD tersebut tidak pernah ku putar sebelumnya. Ini artinya, VCD tersebut merupakan VCD baru. Tapi dimana VCD yang pernah ku tonton sebelumnya…?❓ Ah, peduli amat….!!! Yg penting sekarang, aku dapat kembali menonton film dewasa tanpa ada yang mengganggu masa liburku…😆

Film yang ku tonton kali ini sedikit berbeda dengan film pada VCD sebelumnya. Kali ini filmnya berbentuk cerita, tentang sebuah keluarga Jepang yang hidup bersama dalam satu rumah. Dalam keluarga tersebut ada Ayah, Ibu, Kakek, seorang anak laki-laki yang telah menikah dan istrinya, dan dua orang adiknya, yang laki-laki berusia sekitar 10 tahun dan yang perempuan berusia sekitar 17 tahun.

Sejak Awal kisah, aku telah disuguhi permainan seks yang dilakukan oleh kakak tertua bersama istrinya. Sementara itu, Sang Ayah mengintip dari jendela sambil melakukan onani. Kelakuan sang Ayah tersebut diketahui oleh istrinya yang langsung menarik suaminya ke kamar dan mereka akhirnya juga melakukan hubungan suami istri di kamar mereka.

Saat pagi harinya, Ibu memandikan anak laki-lakinya yang berusia 10 tahun, tetapi tiba-tiba si Ibu memperhatikan kemaluan kecil anaknya dan memainkannya dengan sabun sehingga penis si anak menegang. Sementara itu, anak perempuannya yang berusia 17 tahun sedang melakukan masturbasi di kamar kecil sampai orgasme.

Anak tertuanya masih terkapar di kamar tidur, sedang istrinya telah membersihkan diri di kamar mandi. Saat sedang mandi itu, ternyata si Kakek mengintip istri cucunya yang sedang asyik mandi. Tiba-tiba si Kakek yang sudah tidak mampu menahan birahinya masuk ke kamar mandi dan memperkosa istri cucunya itu. Meskipun pada awalnya, hubungan itu terkesan terpaksa, tetapi akhirnya si wanita justru menikmati permainan si Kakek.

Selesai mandi, sang istri kembali ke kamarnya dan didapatinya, sang suami baru saja terbangun dari tidur. Melihat istrinya yg hanya dibalut handuk, sang suami mengajaknya untuk bercinta. Permintaan itu tidak bisa ditolak oleh sang istri, dan kembali ku lihat permainan seks suami istri itu.

Bermacam-macam jenis hubungan seks yang ku lihat dalam film tersebut, mulai dari hubungan normal suami istri, hubungan gelap, seperti hubungan kakek dengan istri cucunya, Ayah dan menantu, si kakek dengan menantunya, bahkan ada juga hubungan sedarah yang tidak normal, seperti kakek dengan cucu perempuannya, kakak adik, bahkan yang paling seru adalah hubungan Kakek, Ayah dan anak perempuan. Sungguh kisah yang sangat aneh dan tidak realistis, tapi ku pahami itu sebagai cerita film porno semata yang tujuannya hanya untuk mengekspresikan ide sang sutradara.

Meskipun film tersebut tidak terlalu logis menurut akal sehatku, tetapi pengaruhnya cukup membuatku kehilangan akal sehat. Aku bahkan berpikir untuk melakukan hubungan seks dengan Ayahku, tetapi bagaimana caranya?

Akan ku pikirkan……….. next

About Ibu Verra

Aku seorang Ibu rumah tangga yang bangga menjadi seorang Ibu untuk anakku, seorang istri untuk suamiku, dan seorang wanita bagi semua orang. Aku dulu seorang perawan, tetapi dalam sekejap semua hilang, ketika aku merelakan hidupku untuk mendampingi suamiku.

5 responses »

  1. ady prasetyo mengatakan:

    ady 38 malang bg cew,tante,janda jg irt keseoian cari TTm,curhat n phonsex bs sms/telp ke no XL 087859909120 IM3 085646790086 ESIA 0341 9991975 tuk segala usia ady tunggu y……

  2. andal mengatakan:

    ikutan dong, pless

  3. Bujang perkasa mengatakan:

    081911504233

  4. gio alfaro mengatakan:

    menarik…

  5. elang mengatakan:

    tp,loe menikmatinya juga.
    kehidupan yg abu-abu!!!!
    asik juga ni cerita kamu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s