Sebelumnya:
Keperawananku Hilang, Hatiku Senang… (Part II)

Perasaanku semakin yakin, bahwa Wanto tidak akan bisa menolak keinginanku. Akhinya aku putuskan untuk menjadikan Wanto sebagai perjaka yang akan merenggut keperawananku.

Wanto mungkin baru saja mengotori mulutku dengan air spermanya, tetapi aku harus mampu membuat penisnya yang telah terkulai lemah itu untuk bangkit kembali. Akhirnya ku coba untuk menjain pembicaraan merangsang dengan Wanto.

“Wanto?”

“I..iya!?”

“Apakah kamu pernah melakukan hubungan seks?”

“Sejujurnya aku tidak pernah melakukannya…”

“Aku juga!”

“Tapi, kenapa kamu begitu berani melakukan ini padaku?”

“Yaa… itu karena aku memang yakin, kamu juga tidak pernah melakukannya…”

“Jadi? Itukah tujuan kamu mengajakku ke Villamu ini?”

“Sebenarnya… bisa dikatakan begitu…”

“Tapi, mengapa harus dengan cara begini kita melakukannya?”

“Maksud kamu?”

“Maksud aku, kenapa kamu tidak menikah saja?”

“Wanto! kamu aku tidak kepingin menikah?” Sangat pingin…!!! Tapi sampai sekarang belum ada cowok yang mengajakku menikah. Jangankan untuk menikah, yang mengajak pacaran aja, tidak ada…. Kamu tau sendiri kan?”

“Mungkin mereka segan…”

“Segan kenapa?”

“Mereka segan karena kamu anak orang kaya, kamu sukses, kamu pintar… Contoh saja aku, aku tidak akan berani menikahimu, Na! Dapat duit darimana untuk menikahi cewek selevel kamu?”

“Wanto! maukah kamu menikahi aku?”

“Aku mau saja…. tapi aku takut!”

“Takut!? takut kenapa?”

“Aku takut nanti orang bilang aku menikahimu karena harta…”

“Jujur saja ya, Wanto! aku juga wanita, dan wanita tidak pernah merasa lengkap tanpa seorang pendamping. Aku bersyukur, jika kau mau menikahiku, meskipun demi harta sekalipun…”

“Tapi….”

“Maukah kau menjadi suamiku, Wanto?”

“Aku sih mau mau saja, tapi….”

Maukah kau menyayangi aku apa adanya, Wanto?”

“A…a..aku….”

“Maukah kau….” belum selesai aku menyerangnya dengan permintaan untuk memenuhi keinganku, tiba-tiba Wanto mendekap tubuhku, mencium bibirku, memainkan lidahnya di dalam mulutku. Di saat aku ingin bereaksi membalas aksinya, tiba-tiba ia mengehntikan ciumannya dan berkata:

“Yohana! Malam ini Villa ini akan menjadi saksi bahwa aku mencintaimu, aku akan selalu mencintaimu, dan kita harus mengakhiri gejolak ini bersama-sama.

Tanpa banyak basa-basi, Wanto langsung menjatuhkanku di sofa, kemudian dia melepaskan pakaianku dengan paksa dan tergesa-gesa. Akupun tidak menolak atas apa yang dilakukannya padaku, ku biarkan seluruh pakaianku terlepas dari tubuhku. Aku biarkan tubuhku yang tidak terlalu indah menjadi pemandangan penuh birahi di mata Wanto….

Wanto membuka selangkanganku dan menjilati belahan vaginaku dengan penuh birahi. Ku rasakan kenikmatan luar biasa yang tak pernah ku rasakan sebelmnya saat lidahnya membelai belahan vaginaku yang tertutup bulu rimbun.

Dalam kenikmatan yang luar biasa, tak ku sadari ternyata, Wanto juga telah melepaskan seluruh pakaiannya. Kemudian ia berhenti menjilati vaginaku yang sudah basah kuyup, ia bangkit dan mengacungkan batang penisnya yang telah kembali kekar ke arah vaginaku.

Wanto menancapkan kepala penisnya di permukaan belahan vaginaku dan ia berusaha menekan dan memaksa penisnya masuk menerobos vaginaku yang masih perawan. Aku berusaha mengangkangkan kakiku selebar mungkin, agar usahanya merenggut keperawananku bisa berjalan lebih mudah….

Kelanjutan dari kisah ini, tidak perlu ku uraikan lagi… Cukup sampai di sini saja ya! Keperawananku akhirnya terenggut di Villa besarku… Dan aku bahagia bisa melepaskan keperawananku dengan seorang pria, bukan dengan dildo atau sejenisnya….

Aku hanya berharap, Wanto berkenan menikahiku dan menyayangiku apa adanya. Seluruh harta yang ku miliki rela ku berikan padanya…..🙂

About Ibu Verra

Aku seorang Ibu rumah tangga yang bangga menjadi seorang Ibu untuk anakku, seorang istri untuk suamiku, dan seorang wanita bagi semua orang. Aku dulu seorang perawan, tetapi dalam sekejap semua hilang, ketika aku merelakan hidupku untuk mendampingi suamiku.

6 responses »

  1. […] TO BE COTINUED…. Share this:TwitterFacebookLike this:SukaBe the first to like this post. […]

  2. tatang mengatakan:

    Aq pun bs tuk mnjadi tmn dekatmu yohana..

  3. Vani mengatakan:

    Jd pengen lepas virgin deh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s