Pada dasarnya wanita dewasa tidak berbeda dengan pria dalam hal keinginan untuk memenuhi hasrat biologis, namun bedanya wanita memerlukan sebuah alasan untuk melakukannya. Seorang pria tidak bisa begitu saja mengajak seorang wanita untuk melakukan hubungan seks tanpa alasan yang bisa diterimanya. Berikut ini beberapa alasan yang menyebabkan wanita mau melakukan hubungan seks, dalam konteks melepaskan keperawanan.

  • Pasangan Sah
    Tidak perlu banyak kata untuk mengajak wanita melakukan hubungan seks, jika anda adalah pasangannya yang resmi di mata hukum negara dan norma. Wanita dalam posisinya sebagai seorang istri tidak akan keberatan untuk melepaskan keperawanannya untuk seorang suami. Namun tentu saja, sebagai pria harus tetap menghargai prinsip bahwa wanita memerlukan alasan untuk melakukan hubungan seks. Wanita tetap memerlukan keyakinan bahwa suaminya memang benar seorang laki-laki yang bertanggung jawab dan menerimanya sebagai istri atas dasar cinta dan kasih sayang.
  • Terlanjur Cinta
    Wanita ditakdirkan sebagai makhluk yang berpikir lebih menggunakan perasaan daripada pikiran. Pengaruh hati lebih dominan daripada otak dalam setiap kebijakan yang diambil oleh seorang wanita. Perasaan cinta yang sangat mendalam terhadap pasangannya, biasanya akan membuat seorang wanita rela melakukan atau memberikan apa saja pada pasangannya, tidak terkecuali keperawanannya. Penyesalan kadang baru akan timbul dia telah rasa cinta dalam hatinya itu mulai pudar atau dikhianati.
  • Terpancing Birahi
    Sebagai seorang manusia, seorang wanita normal juga memiliki hasrat untuk memenuhi kebutuhan biologis dalam dirinya. Dalam kondisi terkontrol, hasrat itu masih bisa dipenuhi dengan melakukan masturbasi. Tetapi terkadang, situasi, kondisi, dan tema pembicaraan, yang cukup merangsang, akan membuat wanita terpancing untuk permisif terhadap hubungan seks dengan lawan jenis. Entah sadar atau tidak, yang jelas kelemahan ini sering dijadikan senjata oleh kaum pria untuk mengajak wanita –bahkan yang baru dikenalnya– untuk melakukan hubungan seks.
  • Harga Yang Sesuai Kebutuhan
    Gaya hidup konsumtif dan glamor yang diukur dengan kepemilikan gadget mahal, juga sering membuat wanita kehilangan akal sehatnya. Apapun bisa dilakukan untuk sebuah gengsi dan gaya hidup tersebut meskipun harus dibayar dengan hilangnya keperawanan. Dalam konteks alasan ini, wanita tidak akan menyesal melepaskan keperawanannya, tetapi penyesalan mungkin terjadi pada gaya hidup yang dijalaninya.
  • Pengaruh Obat Perangsang
    Meskipun wanita adalah makhluk yang mudah tergoda oleh rayuan, tetapi tidak semua pria pandai dalam memancing birahi wanita untuk mau diajak melakukan hubungan seks. Produk obat perangsang yang banyak dijual di pasaran sering menjadi alternatif lain yang dilakukan laki-laki dalam mewujudkan keinginannya melakukan hubungan seks dengan seorang wanita yang ia inginkan.
  • Di bawah Ancaman
    Dalam keadaan terancam, seorang wanita sering tidak berdaya dan rela melepaskan keperawanannya demi menebus sebuah keselamatan. Namun yang sering terjadi, setelah keperawanan didapatkan oleh pria yang mengacamnya, keselamatan justru tidak dengan serta merta diberikan pada si wanita, karena setelah merenggut keperawanan dengan cara paksa tersebut, pria itu justru akan merasa keselamatannya akan terancam jika ia memberikan keselamatan pada si wanita. Akhirnya terjadilah tindakan kriminal pembunuhan yang didahului oleh tindakan pemerkosaan.

Artikel ini ditulis untuk mengingatkan para wanita dewasa agar tidak dengan mudah membiarkan keperawanan sebagai simbol kehormatan sebagai seorang wanita terjual demi alasan yang sebenarnya tidak beralasan.

About Ibu Verra

Aku seorang Ibu rumah tangga yang bangga menjadi seorang Ibu untuk anakku, seorang istri untuk suamiku, dan seorang wanita bagi semua orang. Aku dulu seorang perawan, tetapi dalam sekejap semua hilang, ketika aku merelakan hidupku untuk mendampingi suamiku.

One response »

  1. Yunita aurel sindia mengatakan:

    Hiihhhhh!! Mau2 nya keperawanannya di hilang’n .. Mau jdi apa bangsa kita nih!? kalo masyarakatnya kya gni.,,gk ngash cntoh yg baik malah yg buruk..

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s