Sobat perawan yang berbahagia…

Sebuah misteri yang hanya bisa kamu bayangkan  adalah saat pertama kali lobang vaginamu ditembus dan diobok-obok oleh penis. Berbagai cerita dari orang-orang tua, maupun teman yang menggambarkan tentang perasaan tersebut, hanya bisa kamu hayalkan tetapi kamu tidak bisa membayangkan seperti apa rasanya yang sebenarnya.

Dalam artikel kali ini, saya akan mencoba memberikan gambaran yang lebih nyata dengan bahasa yang lebih vulgar tentang saat pertama kali melakukan hubungan seks dengan pasangan. Mudah-mudahan Sobat perawan bisa mempersiapkan diri untuk moment first Sex tersebut.

  • Nothing
    Kamu mungkin tidak merasakan apa-apa saat melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, bisa disebabkan oleh faktor lawan main yang kurang bisa memberikan rangsangan, atau oleh faktor dalam diri kamu sendiri. Perasaan cemas, tegang dan khawatir sangat berpengaruh dalam kesiapan kamu menjalani first sex. Kedua faktor tersebut lebih dominan daripada faktor-faktor lain yang mungkin juga berpengaruh, seperti situasi dan kondisi saat itu, tempatnya, atau mungkin waktunya yang tidak tepat.
  • Sakit
    Sering dikatakan bahwa saat melepaskan keperawanan itu terasa sakit. Ada juga yang mengatakan saat benda tumpul masuk ke dalam lobang vagina dan merobek selaput hymen, vagina akan terasa sakit dan berdarah. Hal ini lebih disebabkan oleh faktor vagina kamu yang belum siap menerima penis yang tegang (apalagi yang besar dan panjang sekaligus) menjejal masuk ke dalamnya. Rasa sakit juga bisa ditimbulkan karena kamu tidak menginginkan vagina kamu dimasuki oleh penis, seperti yang terjadi dalam kasus-kasus pemerkosaan atau pelecehan seksual.
  • Nikmat
    Rasa nikmat saat melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya adalah hal yang pastinya diharapkan oleh semua perawan. Dari sisi psikologis, kondisi ini bagus bagi mereka yang telah memiliki hubungan sah (perkawinan), tetapi untuk pasangan pra nikah, hal ini berbahaya, karena kesan pertama dalam melakukan hubungan seks adalah alasan untuk melakukannya lagi. Seks bisa menjadi candu, bagi yang menikmatinya sejak pertama melakukan. Kamu mungkin akan kecanduan untuk terus melakukannya sampai pada saat kamu mendapatkan akibatnya, apakah itu hamil diluar nikah, atau tertular penyakit kelamin.

Dalam kondisi tidak terpaksa, rasa nikmat saat melakukan hubungan seks pertama sebenarnya bisa kamu ciptakan dengan cara melibatkan emosi kamu. Tegang, takut, cemas, khawatir, dan perasaan negatif lainnya kemungkinan akan membuat kamu tidak bisa menikmati setiap rangsangan yang seharusnya kamu respon secara positif. Lebih parahnya lagi, kamu justru akan merasakan sakit, jika kamu tidak merespon rangsangan tersebut.

Lobang senggama yang kecil pada vagina perawan, dan selaput dara (Hymen) sebenarnya bisa bereaksi menyesuaikan dengan penis yang akan menembusnya. Cairan vagina, terutama kelenjar Bartholin, merupakan cairan di dinding dalam vagina yang secara alami diproduksi saat vagina terangsang. fungsi cairan ini adalah untuk mengurangi daya gesek di dinding vagina saat melakukan hubungan seksual. kurangnya cairan lubrikasi ini akan berakibat kurang baik pada vagina, seperti luka lecet yang berakibat pada rasa sakit dan pendarahan saat terjadi gesekan penis di dinding vagina.

Banyak anggapan di masyarakat yang menyatakan bahwa keperawanan seorang wanita dibuktikan dengan adanya darah yang keluar dari vagina selama melakukan hubungan seksual. Anggapan ini sedikit banyak akan menghantui pihak wanita. Mereka akan merasa sangat takut apabila hubungan seks pertama tidak berdarah. Rasa takut itu yang kemudian berakibat pada kenikmatan hubungan seks pertama.

Darah perawan sebenarnya bukan bukti keperawanan, tetapi bukti kegagalan dalam hubungan seks pertama. Faktor-faktor penyebabnya, antara lain:

  1. Karena pihak wanita tidak mengerti bagaimana cara merespon secara positif setiap rangsangan yang ia terima
  2. Karena pihak pria tidak mengerti bagaimana cara memberikan rangsangan terhadap si wanita
  3. Melakukan hubungan seks tanpa foreplay
  4. Terpaksa

Rangsangan itu penting bagi wanita, terutama perawan yang akan melakukan first Sex. Jika kamu ingin menikmati hubungan seks pertama dengan pasangan kamu, kamu tidak perlu khawatir terhadap ada atau tidaknya darah perawan yang dihasilkan selama melakukannya. Tetapi mungkin permasalahannya adalah “bagaimana cara meyakinkan pasangan kamu bahwa kamu masih perawan meskipun tanpa darah perawan?”

TIPS:
Jika itu masalahnya, tunjukkan artikel ini padanya, atau minta dia untuk sering-sering berkunjung ke Blog saya ini http://verrawanita.wordpress.com :lol:

Mudah-mudahan ada manfaatnya… terutama bagi para perawan… :)

Ada yang bertanya, “Mbak Verra bisa menjelaskan tentang kasus-kasus yang mungkin terjadi pada saat pertama kali melakukan hubungan seks, tetapi Mbak Verra juga pasti punya pengalaman sendiri saat pertama kali melakukan hubungan seks, kan?” Jika kamu ingin membaca cerita tentang pengalaman seks pertama saya, silahkan baca artikel My First Sex.

Tentang Ibu Verra

Aku seorang Ibu rumah tangga yang bangga menjadi seorang Ibu untuk anakku, seorang istri untuk suamiku, dan seorang wanita bagi semua orang. Aku dulu seorang perawan, tetapi dalam sekejap semua hilang, ketika aku merelakan hidupku untuk mendampingi suamiku.

»

  1. Rangga Wibowo mengatakan:

    Selamat siang mba,

    Saya angga , hanya mau tanya mba. Setelah saya putus dengan pacar saya 7bln yang lalu , saya mendapatkan pacar baru. tapi yang satu ini saya jalankan saya baru merasakan hubungan intim dengan ny , walau saya merasa takut . tapi itu hanya berlangsung sekali krena ketakutan saya. yang mau saya tanyakan , kenapa pada saat kemaluan saya di masukkan dia hanya mendesah dan seperti biasa saja melakukan hal itu dan ga seperti halnya seorang perawan yang baru di tembus peluru. saya sampai sekrang masih bertanya2 , apakah dia sudah sering melakukannya sebelumnya atau sama-sama baru pertama kali melakukan dengan saya.

  2. Lanang mengatakan:

    Salam buat mbak Verra yang baik hati.
    Aku punya uneg uneg nih mbak. Sepuluh tahun sudah usia pernikahanku, aku sangat mencintai istri dan anak anaku, tapi ada sesuatu yang sesekali membuat aku sangat penasaran, kadang membuat aku seprti frustasi. Tolong mbak beri aku penjelasan agar hidupku bisa tenang kembali, begini masalahnya mbak, pada saat malam pertama aku dengan istriku, kok liang vagina istriku sangat longgar, bahasa kasarnya sampai tidak terasa apa-apa, hingga pada hubungan intim pertamaku sampai hampir 2 jam aku dan istriku tidak klimaks juga, begitu berjalan sampai lebih dari satu tahun, hingga aku sering tidak sampai klimaks karena terlanjur kelelahan oleh aktivitas sexual yang terlalu lama.
    Herannya sesudah melahirkan anak pertama, liang vagina istriku malah jadi sempit, bahkan sesudah lahir anak kedua malah semakin sempit (mungkin karena semakin gemuk), dulu waktu malam pertama bobot istri hanya 45 kg, sekarang sudah 60 kg.
    Kenapa ya mbak malam pertama bisa boro boro darah atau kesulitan masuk, malah masuk dengan sangat mudah karena liang vaginanya sangat sangat sangat longgar (maaf mbak tulisan sangat diulang 3x) ini untuk mewakili betapa longgarnya liang vagina istriku pada saat malam pertama.
    Sebenarnya untuk saat saat sekarang, aku sangat puas dengan urusan coitus dengan istriku, karena tiap kali coitus vagina istri rapet, dan (hebatnya aku) heheheheh. aku mampu membuat istriku klimaks 5 sampai 10 kali di setiap coitus yang sering berlangsung sekitar 1 jam, tapi mengapa bila teringat malam pertama aku sering pusing, aku jadi buruk sangka pada istriku sendiri.
    Tolong mbak beri penjelasan, kalau diperbolehkan penjelasan untuk saya dikirim via email saja, tapi semua tetap terserah mbak Verra.
    Sekian dulu mbak, penjelasan dari mbak sangat aku tunggu
    terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s